Halmahera Tengah, Maluku Utara — 26 Januari 2026 — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) telah resmi mengoperasikan Water Treatment Plant (WTP) Lelilef, sebuah fasilitas pengolahan air bersih yang dirancang untuk memperluas akses air minum bagi masyarakat di sekitar kawasan industri. Upacara peresmian ini menandai langkah penting perusahaan dalam mendukung kebutuhan dasar warga di wilayah Lelilef Sawai dan Lelilef Waibulan, yang selama ini menghadapi tantangan dalam mendapatkan akses air bersih yang layak.
Dalam sambutannya, perwakilan IWIP menyampaikan bahwa fasilitas baru ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi pada pembangunan sosial dan lingkungan di daerah operasionalnya. Dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 10,2 juta liter air bersih per hari — setara kurang lebih 600 ribu liter per jam — WTP ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan air minum yang semakin mendesak bagi komunitas lokal.
Kepala Desa Lelilef Sawai, Frileks Arbaben, menyatakan apresiasi terhadap hadirnya fasilitas ini, yang menurutnya bukan sekadar infrastruktur, tetapi merupakan dukungan nyata bagi pelayanan publik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal serupa diungkapkan oleh Kepala Desa Lelilef Waibulan, Faisal Moh. Djamil, yang menyebut WTP ini sebagai langkah penting untuk kesejahteraan warga sehari-hari.
Perwakilan IWIP, Lukman Hakim, menambahkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas semata, tetapi juga pada kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan sistem air bersih. Ia menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak untuk memastikan manfaat jangka panjang dari investasi tersebut.
Peresmian WTP Lelilef mencerminkan upaya IWIP untuk menyelaraskan pertumbuhan industri dengan dampak sosial positif, terutama di kawasan penghasil nikel yang kini menjadi wilayah prioritas dalam pengembangan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.



