Halmahera Tengah, Maluku Utara — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali mengukir prestasi nasional. Perusahaan ini meraih Golden Leader JMSI Awards, penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan dan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara.
Penghargaan ini diserahkan pada malam penganugerahan Golden Leader JMSI Awards, acara yang diselenggarakan JMSI untuk mengapresiasi inisiatif strategis di berbagai bidang. Penghargaan diterima oleh Roslina Sangaji, General Manager Human Resources IWIP, didampingi Fadlan Muzakki, Manager Komunikasi IWIP.
IWIP dinilai layak mendapatkan penghargaan sebagai Golden Leader pembangunan SDM, khususnya atas keberhasilannya dalam melatih lebih dari 65 ribu tenaga kerja dari status non-skilled menjadi tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia industri. Transformasi ini menjadi basis penting bagi penyerapan tenaga kerja industri di kawasan dan berkontribusi nyata sebagai penggerak ekonomi daerah.
Program pelatihan yang dilaksanakan IWIP berskala besar, terstruktur, dan inklusif, mencakup berbagai kompetensi teknis industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta keterampilan operasional yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja industri modern. Menurut data Internal, sebagian besar peserta pelatihan berasal dari Maluku Utara dan daerah sekitar kawasan industri Weda Bay.
Melalui pendekatan ini, IWIP tidak hanya menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai (job-ready workforce), tetapi juga mendukung peningkatan daya saing masyarakat lokal untuk dapat terserap dalam berbagai posisi kerja di IWIP maupun kawasan industri pendukung lainnya.
Selain aspek peningkatan kompetensi, IWIP juga menekankan transparansi dalam proses rekrutmen, memberikan akses yang adil kepada masyarakat lokal, serta menyiapkan SDM sebelum memasuki lingkungan kerja industri. Hal ini terlihat sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendorong pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Dampak positif dari program pengembangan SDM IWIP tidak hanya dirasakan pada tingkat perusahaan, tetapi juga turut berkontribusi pada peningkatan kualitas tenaga kerja daerah, penurunan kesenjangan kompetensi, serta penguatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri.
Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menyampaikan apresiasi atas komitmen nyata yang ditunjukkan IWIP dalam pembangunan SDM. Menurutnya, upaya ini merupakan fondasi penting untuk mendukung keberlanjutan industri dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI, Ferry Juliantono, memberikan dukungan terhadap peran industri dalam meningkatkan kapasitas SDM lokal. Menurutnya, keterlibatan sektor industri seperti IWIP dalam pengembangan kemampuan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi daerah dan menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif.
Dengan capaian ini, IWIP semakin menguatkan posisinya sebagai perusahaan yang berkontribusi tidak hanya pada produksi dan pertumbuhan industri nikel, tetapi juga pada pembangunan manusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Maluku Utara.



